AGAMA DAN NASIHAT

View previous topic View next topic Go down

AGAMA DAN NASIHAT

Post  MRI on 24/8/2010, 7:24 am

AGAMA DAN NASIHAT
avatar
MRI
Admin

Posts : 47
Join date : 23/08/2010
Age : 67
Location : estet Bera

View user profile http://5s-smkaa-1987.forumotion.com

Back to top Go down

KEISTIMEWAAN AL-QURAN ( MU'JIZAT )

Post  MRI on 24/8/2010, 7:27 am

KEISTIMEWAAN AL-QURAN ( MU'JIZAT )
COPY DR "KATA-KATA HIKMAH" on Monday, August 23, 2010 at 4:51pm


Sahabat Hikmah,

Ramadhan adalah Syahrul Qur'an ( Bulan Al-Qur'an)
Allah mewajibkan puasa di bulan Ramadhan adalah karena Ramadhan bulan yang Istimewa.
Karena Allah Subhanahu wa Ta'alaa telah meurunkan Al-Quran di dalamnya.
Artinya Allah telah memuliakan Al-Quran,
Sehingga Allah mewajibkan puasa di bulan Ramadhan, karena di bulan itu permulaan Al-Quran diturunkan.

"Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai PETUNJUK bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan PEMBEDA (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur." (QS Albaqarah : 185)

Al-Qur'an adalah wahyu Allah ( 7:2 ) yang berfungsi sebagai MU'JIZAT bagi Rasulullah Muhammad saw ( 17:88; 10:38 ) sebagai PEDOMAN HIDUP (WAY OF LIFE) bagi manusia ( 4:105; 5:49,50; 45:20 ) dan sebagai KOREKTOR dan PENYEMPURNA terhadap kitab-kitab Allah yang sebelumnya ( 5:48,15; 16:64 ), dan bernilai abadi.

Sebagai MU'JIZAT, Al-Qur'an telah menjadi salah satu sebab penting bagi masuknya orang-orang Arab di zaman Rasulullah ke dalam agama Islam, dan menjadi sebab penting pula bagi masuknya orang-orang sekarang, dan ( insya Allah) pada masa-masa yang akan datang. Inilah hikmah tidak ada nabi lagi setelah Nabi Muhammad Shalallaahu 'alaihi wa sallam dan hikmah Al-Quran dijaga oleh Allah Subahanahu wa Ta'ala sampai hari kiamat. Mu'jizat nabi-nabi terdahulu hanya bisa dilihat oleh orang pada jamannya, lain dengan Al-Quran, dia adalah kumpulan wahyu Allah Subahanahu wa Ta'ala yang dapat dilihat dan dipelajari oleh semua orang sampai hari kiamat.

Ayat-ayat yang berhubungan dengan ILMU PENGETAHUAN dapat meyakinkan kita bahwa Al-Qur'an adalah firman-firman Allah, tidak mungkin ciptaan manusia apalagi ciptaan Nabi Muhammad Shalallaahu 'alaihi wa sallam yang ummi/ buta huruf (7:158) yang hidup pada awal abad ke enam Masehi (571 - 632 M). Diantara ayat-ayat tersebut umpamanya : 39:6; 6:125; 23:12,13,14; 51:49; 41:11-41; 21:30-33; 51:7,49 dan lain-lain.

Demikian juga ayat-ayat yang berhubungan dengan SEJARAH seperti tentang kekuasaan di Mesir, Negeri Saba'. Tsamud, 'Ad, Yusuf, Sulaiman, Dawud, Adam, Musa dan lain-lain dapat memberikan keyakinan kepada kita bahwa Al-Qur'an adalah wahyu Allah bukan ciptaan Muhammad yang ummi dan tidak pernah membaca Al Kitab, melainkan wahyu yang diturunkan oleh Tuhan yang sama dengan nabi-nabi terdahulu.

Ayat-ayat yang berhubungan dengan RAMALAN-RAMALAN khusus yang kemudian dibuktikan oleh sejarah seperti tentang bangsa Romawi, berpecah-belahnya Kristen dan lain-lain juga menjadi bukti lagi kepada kita bahwa Al-Qur'an adalah wahyu Allah SWT. (30:2,3,4;5:14).

Itulah mengapa orang-orang Madinah yang Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani) lebih dahulu berbondong-bondong mengikuti Nabi Muhammad Shalallaahu 'alaihi wa sallam dibandingkan penduduk Mekah yang ummi/buta huruf (waktu awal dakwah Islam, yang bisa membaca dan menulis menurut ahli sekitar 15 orang ) dan tidak mengenal Al Kitab.

Bahasa Al-qur'an adalah mu'jizat besar sepanjang masa, keindahan bahasa dan kerapihan susunan katanya tidak dapat ditemukan pada buku-buku bahasa Arab lainnya. Gaya bahasa yang luhur tapi mudah dimengerti adalah merupakan ciri dari gaya bahasa Al-Qur'an. Karena gaya bahasa yang demikian itulah Umar bin Khattab masuk Islam setelah mendengar Al-Qur'an awal surat Thaha yang dibaca oleh adiknya Fathimah. Abul Walid, diplomat Quraisy waktu itu, terpaksa cepat-cepat pulang begitu mendengar beberapa ayat dari surat Fushshilat yang dikemukakan Rasulullah sebagai jawaban atas usaha-usaha bujukan dan diplomasinya. Bahkan Abu Jahal musuh besar Rasulullah, sampai tidak jadi membunuh Nabi karena mendengar surat adh-Dhuha yang dibaca Nabi.

Bahkan kata-kata dalam Al Quran juga memiliki KESEIMBANGAN KATA , Dr. M. Quraish Shihab mengambil contoh dari Al I'jaz Al Adabiy li Al Quran Al Karim karya Abdurrazaq Nawfal. Beberapa di antaranya, adalah:

a. Keseimbangan kata yang bertolak belakang.
– Kata al-hayah (hidup) dan al-maut (mati), masing-masing disebut 145 kali.
– Kata al-naf' (manfaat) dan al-madhorroh (mudarat), masing-masing disebut 50 kali.
–Kata al-har (panas) dan al-bard (dingin), masinggmasing disebut 4 kali.
– Kata as-sholihat (kebajikan) dan al-syayi'at (keburukan), masing-masing disebut 167 kali.
– Kata al-Thuma'ninah (kelapangan/ketenangan) dan al-dhiq (kesempitan/kekesalan), masing-masing disebut 13 kali.
– Kata ar-rohbah (cemas/takut) dan al-roghbah (harap/ingin), masing-masing disebut 8 kali.
– Kata al-kufr (kekufuran) dan al-iman (iman) dalam bentuk definite, masing-masing disebut 17 kali.
– Kata al-kufr (kekufuran) dan al-iman (iman) dalam bentuk Indifinite, masing-masing disebut 8 kali.
– Kata al-shoyf (musim panas) dan al-syita' (musim dingin) masing-masing disebut 1 kali.

b. Keseimbangan jumlah kata dengan sinonimnya (dua kata yang artinya sarna).
– Al-harts dan al-Ziro'ah (membajak/bertani), masing-masing disebut 14 kali
– Al-'ushb dan al-dhurur (membanggakan diri/angkuh), masing-masing disebut 27 kali
– Al-aql dan al-nur (akal dan cahaya), masing-gmasing disebut 49 kali.
– Al-jahr dan al-'aIaniyah (nyata), masing-masing disebut 16 kali.

c. Keseimbangan antara jumlah kata dengan jumlah kata yang menunjuk kepada akibatnya.
– Al-infak (infak) dengan al-ridha (kerelaan), masing-masing disebut 73 kali
– Al-bukhl (kekikiran) dengan al-hasanah (penyesalan), masing-masing disebut 12 kali
– Al-kafirun (orang-orang kafir) dengan al-nar / al-ahroq (neraka/pembakaran), masing-masing 154kali
– Al-Zakah (zakat/penyucian) dengan al-barokat (kebajikan yang banyak), masing-masing disebut 32 kali.
– Al-fahisyah (kekejian) dengan al-ghodb (murka), masing-masing disebut 26 kali

d. Keseimbangan jumlah kata dengan kata penyebabnya.
– Kata al-isrof (pemborosan) dengan al-sur'ah (ketergesa-gesaan), masing-masing disebut 23 kali
– Kata al-maw'izhoh (nasihat/petuah) dengan al lisan (lidah), masing-masing disebut 25 kali
– Kata al-asro (tawanan) dengan al-harb (perang), masing-masing disebut 6 kali
– Kata al-salam (kedamaian) dan al-thayyibat (kebajikan), masing-masing 60 kali

e. Disamping keseimbangan-keseimbangan tersebut, ditemukan juga keseimbangan khusus.

1) Kata yawm (hari) dalam bentuk tunggal sejumlah 365 kali sebanyak hari-hari dalam setahun.
Sedangkan kata hari yang menunjuk kepada bentuk plural (ayyam) atau dua (yawmayni), jumlah keseluruhannya hanya tiga puluh, sama dengan jumlah hari dalam sebulan. Di sisi lain, kata yangberarti "bulan" (syahr) hanya terdapat dua belas kali, sama dengan jumlah bulan dalam setahun.

2) Al Qur-an menjelaskan bahwa langit ada "tujuh".

3) Kata-kata yang menunjuk kepada utusan Tuhan, baik rasul (rasul), atau nabiyy (nabi), atau basyir (pembawa berita gembira), atau nadzir (pemberi peringatan), keseluruhannya berjumlah 518 kali. Jumlah ini seimbang dengan jumlah penyebutan nama-nama nabi, rasul dan pembawaberita tersebut, yakni 518 kali.


Tepat apa yang dinyatakan Al-Qur'an, bahwa sebab seorang tidak menerima kebenaran Al-Qur'an sebagai wahyu Ilahi adalah salah satu diantara dua sebab, yaitu :

a. Tidak berpikir dengan jujur dan sungguh-sungguh.
b. Tidak sempat mendengar dan mengetahui Al-Qur'an secara baik (67:10, 4:82).

Oleh Allah dalam All-Qur'an disebut Al-Maghdhub ( dimurkai Allah ) karena tahu kebenaran tetapi tidak mau menerima kebenaran itu, dan disebut adh-dhollin ( orang sesat ) karena tidak menemukan kebenaran itu.

Sebagai jaminan bahwa Al-Qur'an itu wahyu Allah, maka Al-Qur'an sendiri menantang setiap manusia untuk membuat satu surat saja yang senilai dengan Al-Qur'an (2:23, 24, 17:88). Sebagai pedoman hidup, Al-Qur'an banyak mengemukakan pokok-pokok serta prinsip-prinsip umum pengaturan hidup dalam hubungan antara manusia dengan Allah dan mahluq lainnya.

Didalamnya terdapat peraturan-peraturan seperti :
Beribadah langsung kepada Allah (2:43,183,184,196,197; 11:114),
Berkeluarga (4:3, 4,15,19,20,25; 2:221; 24:32; 60:10,11),
Bermasyarakat ( 4:58; 49:10,13; 23:52; 8:46; 2:143),
Berdagang (2:275,276,280; 4:29),
Utang-piutang (2:282),
Kewarisan (2:180; 4:7-12,176; 5:106),
Pendidikan dan pengajaran (3:159; 4:9,63; 31:13-19; 26:39,40),
Pidana (2:178; 4:92,93; 5:38; 10:27; 17:33; 26:40),
dan aspek-aspek kehidupan lainnya yang oleh Allah dijamin dapat berlaku dan dapat sesuai pada setiap tempat dan setiap waktu (7:158; 34:28; 21:107).

Setiap Muslim diperintahkan untuk melakukan seluruh tata nilai tersebut dalam kehidupannya (2:208; 6:153; 9:51).
Dan sikap memilih sebagian dan menolak sebagian tata nilai itu dipandang Al-Qur'an sebagai bentuk pelanggaran dan dosa (33:36).
Melaksanakannya dinilai ibadah (4:69; 24:52; 33:71),
Memperjuangkannya dinilai sebagai perjuangan suci (61:10-13; 9:41),
Mati karenanya dinilai sebagai mati syahid (3:157, 169),
Hijrah karena memperjuangkannya dinilai sebagai pengabdian yang tinggi (4:100, 3:195),
Dan tidak mau melaksanakannya dinilai sebagai zhalim, fasiq, dan kafir (5:44,45,47).

Sebagai korektor Al-Qur'an banyak mengungkapkan persoalan-persoalan yang dibahas oleh kitab-kitab Taurat, Injil, dan lain-lain yang dinilai Al-Qur'an sebagai tidak sesuai dengan ajaran Allah yang sebenarnya. Baik menyangkut segi sejarah orang-orang tertentu, hukum-hukum,prinsip-prinsip ketuhanan dan lain sebagainya. Sebagai contoh koreksi-koreksi yang dikemukakan Al-Qur'an tersebut antara lain sebagai berikut :
a. Tentang ajaran Trinitas (5:73).
b. Tentang Isa (3:49, 59; 5:72, 75).
c. Tentang penyaliban Nabi Isa (4:157,158).
d. Tentang Nabi Luth (29:28-30; 7:80-84) perhatikan, (Genesis : 19:33-36).
e. Tentang Harun (20:90-94), perhatikan, (Keluaran : 37:2-4).
f. Tentang Sulaiman (2:102; 27:15-44), perhatikan (Raja-raja 21:4-5) dan lain-lain.

Hadits-hadits tentang Al Qur'an yang Agung:

[1] Al Quran akan menjadi syafa'at bagi shohibul Qur'an

Dari Abu Umamah Al Bahiliy, (beliau berkata), "Aku mendengar Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًالأَصْحَابِهِ اقْرَءُوا الزَّهْرَاوَيْنِ الْبَقَرَةَ وَسُورَةَ آلِعِمْرَانَ فَإِنَّهُمَا تَأْتِيَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَاغَمَامَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا غَيَايَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا فِرْقَانِمِنْ طَيْرٍ صَوَافَّ تُحَاجَّانِ عَنْ أَصْحَابِهِمَا اقْرَءُوا سُورَةَالْبَقَرَةِ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ وَلاَتَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ

"Bacalah Al Qur'an karena Al Qur'an akan datang pada hari kiamat nanti sebagai syafi' (pemberi syafa'at) bagi orang yang dekat dengannya (ash-habihi).
Bacalah Az Zahrowain (dua suratcahaya) yaitu surat Al Baqarah danAli Imran karena keduanya datang pada hari kiamat nanti seperti dua awan atau seperti dua cahaya sinar matahari atau seperti dua ekor burung yangmembentangkan sayapnya (bersambung satu dengan yang lainnya), keduanya akan menjadi pembela bagi yang rajin membaca dua surat tersebut.
Bacalah pula surat Al Baqarah. Mengambil surat tersebut adalah suatu keberkahan dan meninggalkannya akan mendapat penyesalan. Para tukang sihir tidak mungkin menghafalnya." (HR. Muslim no. 1910. Lihat penjelasan hadits inisecara lengkap di At Taisir bi Syarhi Al Jami' Ash Shogir, Al Munawi,1/388, Asy Syamilah)

[2] Permisalan Orang yang Membaca Al Qur'an dan Mengamalkannya

Dari Abu Musa Al Asy'ariy, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallambersabda

الْمُؤْمِنُ الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَعْمَلُ بِهِ كَالأُتْرُجَّةِ ،طَعْمُهَا طَيِّبٌ وَرِيحُهَا طَيِّبٌ ، وَالْمُؤْمِنُ الَّذِى لاَيَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَعْمَلُ بِهِ كَالتَّمْرَةِ ، طَعْمُهَا طَيِّبٌوَلاَ رِيحَ لَهَا ، وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَكَالرَّيْحَانَةِ ، رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ ، وَمَثَلُالْمُنَافِقِ الَّذِى لاَ يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَالْحَنْظَلَةِ ، طَعْمُهَامُرٌّ – أَوْ خَبِيثٌ – وَرِيحُهَا مُرٌّ

"Permisalan orang yang membaca Al Qur'an dan mengamalkannya adalah bagaikan buah utrujah, rasa dan baunya enak. Orang mukmin yang tidak membaca Al Qur'an dan mengamalkannya adalah bagaikan buah kurma, rasanya enak namun tidak beraroma. Orang munafik yang membaca Al Qur'an adalah bagaikan royhanah, baunya menyenangkan namun rasanya pahit. Dan orang munafik yang tidak membaca Al Qur'an bagaikan hanzholah, rasa dan baunya pahit dan tidak enak." (HR. Bukhari no. 5059)

[3] Keutamaan Memiliki Hafalan Al Qur'an

Dari Abdullah bin 'Amr, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallambersabda,

يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَتُرَتِّلُ فِى الدُّنْيَا فَإِنَّ مَنْزِلَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍتَقْرَؤُهَا

"Dikatakan kepada orang yang membaca (menghafalkan) Al Qur'an nanti :'Bacalah dan naiklah serta tartillah sebagaimana engkau di duniamentartilnya. Karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca(hafal)." (HR. Abu Daud no. 1464 dan Tirmidzi no. 2914. Syaikh AlAlbani dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 2240 mengatakan bahwa haditsini shohih)

Yang dimaksudkan dengan 'membaca' dalam hadits ini adalah menghafalkanAl Qur'an. Perhatikanlah perkataan Syaikh Al Albani berikut dalam AsSilsilah Ash Shohihah no. 2440. "Ketahuilah bahwa yang dimaksudkan dengan shohibul qur'an (orang yangmembaca Al Qur'an) di sini adalah orang yang menghafalkannya dari hatisanubari. Sebagaimana hal ini ditafsirkan berdasarkan sabda beliaushallallahu 'alaihi wa sallam yang lain, 'Suatu kaum akan dipimpin oleh orang yang paling menghafal Kitabullah (Al Qur'an).'
Kedudukan yang bertingkat-tingkat di surga nanti tergantung dari banyaknya hafalan seseorang di dunia dan bukan tergantung pada banyak bacaannya saat ini, sebagaimana hal ini banyak disalahpahami banyak orang. Inilah keutamaan yang nampak bagi seorang yang menghafalkan AlQur'an, namun dengan syarat hal ini dilakukan untuk mengharap wajah Allah semata dan bukan untuk mengharapkan dunia, dirham dan dinar. Ingatlah, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda,

أَكْثَرَ مُنَافِقِي أُمَّتِي قُرَّاؤُهَا

"Kebanyakan orang munafik di tengah-tengah umatku adalah qurro'uha (yangmenghafalkan Al Qur'an dengan niat yang jelek)." (HR. Ahmad, sanadnyahasan sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Syu'aib Al Arnauth)." [Maknaqurro'uha di sini adalah salah satu makna yang disebutkan oleh Al Manawidalam Faidhul Qodir Syarh Al Jami' Ash Shogir, 2/102 (Asy Syamilah)]

Semoga kita termasuk orang yang mendapatkan HIDAYAH dan SYAFA'AT melalui amalan AlQur'an.
Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tatimmush sholihaat.
Wa shallallahu 'ala nabiyyina Muhammad wa 'ala alihi wa shohbihi wa sallam.
avatar
MRI
Admin

Posts : 47
Join date : 23/08/2010
Age : 67
Location : estet Bera

View user profile http://5s-smkaa-1987.forumotion.com

Back to top Go down

Re: AGAMA DAN NASIHAT

Post  Norsiah on 25/8/2010, 11:55 pm

Dwan...jenuh aku membaca tazkirah engko....insaf betoi aku Mad

Norsiah

Posts : 3
Join date : 24/08/2010

View user profile

Back to top Go down

Re: AGAMA DAN NASIHAT

Post  MRI on 26/8/2010, 1:10 am

Norsiah wrote:Dwan...jenuh aku membaca tazkirah engko....insaf betoi aku Mad

Like a Star @ heaven
avatar
MRI
Admin

Posts : 47
Join date : 23/08/2010
Age : 67
Location : estet Bera

View user profile http://5s-smkaa-1987.forumotion.com

Back to top Go down

Re: AGAMA DAN NASIHAT

Post  yusri_yusob on 26/8/2010, 3:43 am

copy/paste from HAMKA:Kereta Mayat.Blogspot

Nak panjang UMUR?
(Apa yang Korang MAHU sebenarnya?)

(18 PL)
Amaran: di tulis oleh seorang yang bukan ustaz, bagi mereka yang berumur 118 tahun ke bawah, silalah baca dengan mendapat bimbingan ustaz dan ustazah yang berhampiran - dan pastikan mendapat bimbingan bukan untuk membenarkan segala pendapat aku, tapi untuk ambil mana2 yang baik sahaja..yang salah silalah betulkan, itupun jika sudi.. harap maklum dan insyaAllah.

Pilot…
Bila penyakit kuku, kaki dan mulut mulai menular di Malaysia, kerajaan mulai meningkatkan kesedaran akan bahaya penyakit ini dan cara mencegahnya, pihak pembakang pula mengambil peluang mempertikaikan ketidak kebersanan pihak kerajaan…bla bla bla...

Begitu jugak ceritanya bila kawan aiman (tak kisah) menghidap HIV positif dan semakin ramai yang telah di sahkan mengidap penyakit AIDS, maka kerajaan mulai berkempen akan bahaya penyakit ini dan mungkin kondom serta jarum akan di bekalkan untuk menghadkan gejala virus ini, lalu pihak pembangkang mulai mempertikaikan akan ketidak bijak sanaan kerajaan dalam menangani gejala siosal…bla bla bla...

Pun begitu jugak, bila JE, DENGGI, dan lain lain penyakit yang semakin mendapat tempat di setiap pelusuk Negara…, kerajaan dan pembakang akan mula memainkan peranan masing masing…

Dan kereta mayat juga akan mengusung... tidak kiralah sape sapepun, pembakang ke, kerajaan ke, mengusung ke lubang kubur bila korang menjadi mayat asbab penyakit penyakit seperti yang di atas…

WALAUBAGAIMANAPUN…Ada penyakit yang lebih merbahaya dan lebih dahsyat serta lebih mudah merebak yang mana seolah olah pihak pembakang dan kerajaan lupa untuk meng ‘war war’kan akan bahaya yang bakal menimpa si pesakit ini…, atau mungkin mereka telah di timpa penyakit ini…oh! (aku bersangka buruk)

Maka biarlah aku selaku 'keretamayat', menceritakan tentang penyakit yang lebih merbahaya dari segala virus-virus di atas…

Apakah nama penyakit itu?

Namanya….

“...WAHAN...”

Nota untuk orang islam yang bukan mua'laf: aku tahu korang semua dah tahu penyakit ini dan cakap, hek eleeeh, hamka! Penyakit ni semua orang islam dah tahu ler… baiklah, yang dah tahu pergilah main jauh jauh, biarlah mualaf yang belum tahu lagi akan penyakit 'wahan' ini meneruskan pembacaan…(dari aku yang hina)

Bermulalah sebuah cerita…

Akrian,
Bila aku tulis cerita pasal malam nisfu sya’aban baru-baru ni mengenai doa ‘umur panjang’ dan ‘murah rezeki’, ada yang komplen dan tegur aku bahawa aku silap, dan adalah memang sangat bagus doa macam tu , bagus apa doa panjang umur dan murah rezeki? katanya…

Lepas tu mula berhujah, berdalil dan ber-nas.. , bla bla bla bla blah..
Aku kata: makanlah beras pilihan ber-nas Ha ha Ha, (tak lawak..)

Dia sedikit beremosi, kerana aku tak serius.
Lalu keluarkan hukum dan fatwa serta terus berhujjah, dan mengajak aku untuk berdebat…

(bayangkan korang duduk dalam rumah, kat luar hujan turun dengan lebatnya dan korang pula lupa nak tutup tingkap..habis tempias air ‘liur’!!!)

Aku kata:
Benarlah firman Allah, sabda Rasul, dan nasihat engkau yang berguna…, senang macam ginilah, engkau selalu baca blog aku bukan? Boleh tak aku mengumpat kau kat sana dan jawab segala hujjah engkau kat blog aku? kira macam bermusakarahler.., dan Aku tak akan bagitahu siapa engkau..boleh tak?

(huh..mengumpatpun mintak izin…)

Dia membenarkan aku jawab kat blog, maka tertulislah entry ini…he he he..

Oii, Mamat!!! Selamat membaca!!!

Assalamualaikum pembaca blog kereta mayat sekalian yang berugama islam dan selamat sejahtera untuk mereka yang bukan islam…

Korang nak tak panjang umur dan murah rezeki?
Nak ?
Tentu korang nak bukan?
Baiklah, teruskan bacaaan, tapi sebelum itu…

Sebelum korang meneruskan pembacaan entry ini, perlu di tekan kan bahwa, perkataan “korang” adalah termasuk juga diri ‘aku’ sendiri…harap maklum.

Seperkara lagi, entry ini banyak menggunakan nama-nama besar iaitu para Nabi alaihissalam dan para sahabat radiallahum,… sekiranya ada yang tersilap fakta dan sejarah, tolonglah tegur aku…, aku tulis apa yang aku ingat sahaja…(ingat-ingat lupa..oh)

Salam……

SEBUAH CERITA SECARA ‘MAYA’….

Aku berjumpa dengan para remaja dan bertanya?
Apa yang korang mahu?

Jawab mereka…
Kami mahukan HARTA kekayaan, dengan harta, dapatlah kami enjoy puas puas.., barulah faham erti kebebasan..ha ha ha!

Kemudian aku berjumpa pula dengan golongan yang dah senja (orang tua@tua kutuk) lalu bertanya?
Apa yang Pakcik mahu?

Jawab mereka yang tua-tua itu…
Kami mahukan keSIHATan tubuh badan, dengan tubuh yang sihat, bolehlah kami menikmati erti hidup…

Ok, kemudian..aku jumpa pula golongan cerdik pandai dan bertanya?
Apa yang anda mahu?

Jawab mereka…
Kami mahukan UMUR panjang.., dengan umur yang panjang, kami boleh meneroka pelbagai bidang ilmu sains dan falsafah yang akan membawa erti kepada tamaddun manusia…

Hmmmmmm, tiga perkara ini begitu penting sekali nampaknya…
Korang pun nak tiga perkara ni bukan?
-Harta

-Sihat

-Umur

Itu yang selalu doa: panjang umur murah rezeki tu kan? Kan? Kan?
( akuPUN sama..oh)

Baiklah, sekarang cuba kita tanya pada Sahabat-sahabat r.a.:
Apa yang mereka mahu?

Kata saidina Umar r.a apabila melihat harta rampasan perang yang melimpah ruah di zaman pemerintahannya…(lebih kurang maksud):

“Aku tidak mahu harta ini… jika ianya baik, kenapa harta ini tidak datang pada zaman Nabi saw dan Abu bakar r.a?

Berkata pula saidina Abu bakar r.a ketika terlanggar tunggul (tidak sengaja)sehingga kakinya berdarah…(lebih kurang maksud):

“Sudah beberapa hari aku susah hati kerana tiada musibah(sakit) yang menimpaku seolah olah Allah murka kepadaku yang telah banyak berbuat dosa …, tapi Alhamdulillah hari ini, kaki ini telah luka berdarah terlanggar tunggul, semoga Allah mengampunkan dosaku…

(oh…)

Kata saidina Khalid ra selaku ‘pedang Allah’…ketika balik dari medan perperangan…
(lebih kurang maksud)
“hati ini ingin sekali mati di jalanMU ya Allah, nampaknya aku telah kembali ke rumah ku yang sempit dan telah meninggalkan shurga yang luas, aku cemburu kepada mereka yang mati shahid di jalanMU ya Allah…

Nota: (wahai ‘pedang Allah’.. Allah telah muliakan ‘pedang Allah’ dengan tidak pernah jatuh akan ‘pedang Allah’ di jalan Allah..subhanAllah..)

Maka korang semua, bagi para sahabat nabi, yang telah di jamin syurga ketika hidup lagi.. mereka semua tidak berkeinginan dengan :
Harta yang banyak dan umur yang panjang….

Sekarang, aku nak tanya…
Apa yang korang mahu?
-Panjang umur dan murah rezeki?

Baik, sekarang mari kita tanya pada kekasih kekasih Allah tentang apa yang mereka mahu…?

Nabi Muhammad s.a.w.
Allah mencadangkan agar gunung Uhud di tukar menjadi emas dan menjadi hak milik baginda.
Jawab baginda SAW lebih kurang maksud…
Biarlah aku hidup miskin, bila aku lapar, aku ingat pada MU, bila aku kenyang aku bersyukur padaMU…

Nabi Ayub a.s.
Ketika di nasihatkan oleh isteri tersayang supaya doa kepada Allah minta sembuh segala penyakit (Nabi Ayub a.s di uji dengan bermacam macam penyakit.-rujuk kitab.)
Jawab Nabi Ayub a,s lebih kurang maksud…
Biarlah aku hidup menderita, sebelum ini terlalu banyak nikmat Allah yang telah di kurniakan kepadaku…, aku malu untuk minta sembuh…

Nabi Daud a.s
Ketika berjumpa dengan malaikat maut yang datang ziarah, bukan nak cabut nyawa, telah berkata akan Nabi Daud a.s kepada Izrael…
lebih kurang maksud…
“boleh tak tolong cabut nyawa aku? Aku ingin rasa penderitaan maut!”

Maka korang semua, bagi para kekasih Allah langsung tidak berkeinginan dengan :
Harta yang banyak dan umur yang panjang….

Sekarang, aku nak tanya…
Apa yang korang mahu?
-Panjang umur dan murah rezeki ler...
(Isk..isk…)

Sekarang kita tanya pulak pada setan:
Apa yang setan mahu?

Setan kata: aku mahu umur panjang sampai kiamat!
(dan Allah telah memakbulkan doa setan serta melaknatnya!!)

Apa yang firaun mahu?
“aku mahu panjang umur”

Apa yang Qarun laknatullah mahu?
“aku mahu murah rezeki”

Apa yang korang mahu?
“panjang umur dan murah rezeki”

(no komen…)

Kita tanya pulak lagi sekali kepada para sahabat r.a, apa yang mereka mahu?

Apa yang Abu bakar r.a mahu?
“aku ingin menjadi sehelai rumput yang hujung hayatnya di makan oleh lembu”
(di suarakan kerana takut dan taqwa kepada Allah)

Apa yang Aisyah r.a mahu?
“aku ingin sekali menjadi burung yang terbang bebas tanpa perlu risau hari pengadilan di padang mahsyar kelak!!!

Apa yang Umar r.a mahu?
“aku ingin sekali jika ibuku tidak melahirkan aku langsung”
(juga di suarakan kerana begitu takut dan taqwa kepada Allah)

Nota: takutkan Allah akan menunjukkan jalan ke arah segala kebaikkan!!!

Baiklah, berhenti sekejap bertanya itu ini begitu begini…Sekarang mari kita tanya org dalam neraka pulak..

Wahai ahli Neraka, apa yang korang mahu?
“aku ingin kembali ke dunia walaupun sesaat untuk berbuat kebaikkan…”

Pendek kata: Firaun, Qarun, Namrud, Haman dan semua ahli neraka mintak dengan Allah kembali ke dunia untuk beramal ugama, diorang nak MASA!!!

Korang semua!!!
Banyak betul masa yang ada untuk baca blog aku.., jadi aku nak tanya korang semua!!!!

Apa yang korang MAHU?
Sila jawab sendiri sebelum jadi mayat, sementara masih ada masa…

Penutup:
Sabda nabi s.a.w lebih kurang maksud: Ummat akhir zaman akan di timpa penyakit “wahan” yang menyebabkan Allah cabut kehebatan islam dalam hati…

Apa itu ‘wahan’?

Jawab nabi saw: “Cinta dunia dan takut mati!”

Dan aku tambah sikit supaya korang (dan aku yang jahil ini), lebih memahami tentang apa itu “wahan”
Wahan setelah di huraikan panjang lebar lalu di pecah kecilkan maka ianya dapatlah di buat kesimpulan mahawa itu adalah keinginan untuk panjang umur dan murah rezeki..!!!!oh

Tahukah korang bahawa makhluk yang mintak panjang umur dan murah rezeki adalah setan! Dan Allah telah memanjangkan umurnya sampai kiamat dan bagi rezeki sampai kiamat!!!!!

Firaun, Haman, Qarun, namrud dan lain lain Naktullah juga berkeinginan untuk panjang umur dan murah rezeki, tapi Allah dah jadikan mereka mayat dan bakal masuk neraka!!!!

Akhir sekali, selaku bukan doctor Hamka, maka aku akan bagi tanda tanda penyakit ‘wahan’, kerana korang dah banyak 'makan makan' santapan rohani (kononnya), terimalah pencuci mulut dari aku dalam bentuk serbuk lada he he he, siapa yang makan lada dialah yang rasa pedasnya!!!

Tanda tanda korang ada penyakit ‘wahan’…
(fakta di ambil dari kepala otak aku sendiri.!!.)

Mudah di tipu oleh skim cepat kaya…
(Tipah) tertipu oleh penjual ubat umur panjang
Simpan duit banyak banyak dalam bank
Teringin nak jadi jutawan segera!!!
Nak jadi penyanyi
biarkan tanah perkuburan mak bapak korang semak samun..
tengok Masjid kosong tak rasa apa apa.
Pergi pasar malam waktu azan sedangkan belum datang bulan…
Lupa kepada mayat..errr lupa mati.
Bercita cita nak tengok, spiderman part 3, superman return part 2, dan macam macam part lagi!!!
Suka tengok drama TV yang bersambung…
Sula tengok hiburan atau sukan secara ‘live’
Malas baca Al-Quran
Malas solat jemaah
Selalu forward email merapu
Suka tengok bahagian dada perempuan.
Suka hias depan rumah dengan landskap yang mahal mahal.
up date lagu terkini di carta TV/radio
Suka hias kereta
Up date blog hari hari
Takut hantu
Takut melihat kereta mayat
dan banyak lagi!!!!
Eh, apsal aku pulak yang rasa pedas ni?!!!! OH… isk..isk…(air..air..)

Sekian…

Ps: Jadi mayat baru korang tahu apa yang di mahu…oh!

Ps dari setan: aku mahu semua anak cucu Nabi Adam masuk Neraka…aku mahu semua anak adam cinta harta dan takut mati…(itulah wahan)

(ada 'sesuatu' kat kotak komen untuk korang semua..he he he)

POSTED BY HAMKA
avatar
yusri_yusob

Posts : 27
Join date : 24/08/2010
Age : 47
Location : kuantan

View user profile

Back to top Go down

Re: AGAMA DAN NASIHAT

Post  surayniabdullah on 26/8/2010, 1:33 pm

Menginsafkan.... tima kasih yus. pandai ko pilih topic. tapi naik berpinar mata nak perabis kuliah yg ko kirim.... Arrow

surayniabdullah

Posts : 15
Join date : 24/08/2010

View user profile

Back to top Go down

Re: AGAMA DAN NASIHAT

Post  suhanaMH on 26/8/2010, 2:58 pm

dwan & yus...tima kasih!
avatar
suhanaMH

Posts : 34
Join date : 24/08/2010
Location : Jalan Duta, KL

View user profile

Back to top Go down

Re: AGAMA DAN NASIHAT

Post  Sponsored content


Sponsored content


Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum